Stuntingmerupakan suatu istilah yang merujuk untuk suatau masalah kesehatan terkait kurangnya gizi kronis yang dapat diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang relatif lama, sehingga menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada anak, terkait dengan tinggi badan anak yang lebih rendah atau pendek dari standart usianya.. Data Stunting di
Masalah ekonomi dapat dilihat dengan merujuk pada pengertian ekonomi. Menurut Robert B. Ekelund Jr dan Robert D Tollison, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang mempunyai keinginan yang tidak terbatas mengalokasikan sumber daya terbatas untuk memenuhi keinginan mereka. Dari penjelasan tersebut, sudah tampak masalah ekonomi yang timbul. Tidak mungkin bagi perekonomian untuk memproduksi setiap jenis barang bagi setiap warga negara, sebab tidak ada ekonomi yang memiliki sumber daya yang tidak terbatas. Masalah Ekonomi Mengutip buku paket SMA kelas X berjudul “Ekonomi” oleh Alam S, terdapat tiga sebab utama di balik masalah ekonomi, yaitu sebagai berikut 1. Kebutuhan manusia yang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi barang dan jasa tidak terbatas. Hal ini bisa terlihat dari, salah satunya, permintaan masyarakat akan teknologi. Seiring perkembang teknologi komunikasi, permintaan akan handphone dengan kualitas dan merek tertentu menjadi tinggi. Hal ini terjadi karena ada keinginan yang tidak terpuaskan. 2. Kelangkaan Masalah ekonomi bisa terjadi karena kelangkaan sumber daya yang dapat memenuhi keinginan manusia. Karenanya, manusia harus menentukan pilihan. Kelangkaan dapat terjadi karena beberapa hal, seperti keterbatasan benda pemenuhan kebutuhan di alam, kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia, keterbatasan kemampuan manusia mengolah sumber daya ekonomi yang ada, dan peningkatan kebutuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyediaan sarana pemenuhan kebutuhan. 3. Kegunaan alternatif Sumber daya memiliki kegunaan alternatif. Contohnya, tanah dapat digunakan sebagai perumahan atau lahan pertanian. Hal ini membuat manusia dihadapkan oleh pilihan. Kebutuhan Manusia Manusia dihadapkan dengan pilihan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka. Secara umum atau jika ditinjau dari keharusan pemenuhannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga, yaitu Kebutuhan primer Kebutuhan primer merupakan sesuatu yang harus dipenuhi manusia untuk melangsungkan hidupnya. Kebutuhan ini sering disebut kebutuhan alamiah atau kebutuhan utama. Agar dapat hidup layak, manusia harus memenuhi kebutuhan primernya, yakni makan, berpakaian, dan mempunyai tempat tinggal. Kebutuhan sekunder Jenis ini sering disebut sebagai kebutuhan pelengkap karena dipenuhi setelah kebutuhan primer. Adapun contohnya, sepatu, tas, dan peralatan untuk bekerja. Kebutuhan tersier Kebutuhan ini bersifat mewah. Pemenuhan kebutuhan tersier bertujuan untuk menaikan status sosial. Adapun contohnya, penggunaan mobil mewah dan perhiasan mahal. Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Mengapa setiap manusia memiliki kebutuhan yang beragam dan berbeda-beda? Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal ini, mulai dari kondisi alam sampai peradaban. Lingkungan Lingkungan dapat memengaruhi kebutuhan manusia. Individu yang tinggal di lingkungan tertentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan individu di lingkungan lainnya. Contohnya, orang yang tinggal di daerah beriklim dingin cenderung membutuhkan pakaian tebal dan makanan berkalori tinggi untuk menjaga tubuh tetap hangat. Sebaliknya, orang yang tinggal di daerah panas cenderung berpakaian tipis dan menghindari makanan berkalori tinggi. Agama Agama bisa menjadi penyebab perbedan kebutuhan tiap individu. Sebagai contoh, seorang muslim memerlukan sajadah, peci, tasbih, dan Al-Quran untuk beribadah. Sementara, penganut agama Hindu menggunakan bunga, janur, dan pelengkap lainnya untu melaksanakan ritual keagamaan. Adat istiadat Adat memengaruhi kebutuhan dan pola hidup seseorang. Contohnya, masyarakat suku Tapanuli mempunyai tradisi menggunakan ulos dalam acara-acara adat. Peradaban Kemajuan peradaban yang berbeda-beda di tiap wilayah juga menyebabkan perbedaan kebutuhan. Sebagai contoh, nenek moyang kita di masa lalu sudah merasa cukup hanya dengan berpakaian sederhana dan makan umbi-umbian. Namun, seiring perkembangan zaman dan kemajuan peradaban, jenis pakaian dan makanan yang dikonsumsi masyarakat semakin beragam. Inti Masalah Ekonomi Perekonomian tidak mampu menghasilkan semua barang dan jasa yang dibutuhkan setiap individu. Karenanya, perekonomian menghadapi masalah dasar yang terkait dengan pilihan karena kelangkaan, yakni masalah utama. Menurut Samuelson, ada tiga masalah utama ekonomi, yaitu apa yang diproduksi dan berapa banyak, bagaimana memproduksinya, dan untuk siapa barang diproduksi. Ketiganya merupakan masalah ekonomi mikro. Selain masalah tersebut, ada dua lainnya yang masih terkait, yakni penganguran dan pertumbuhan ekonomi. Masalah ini tentu tidak bisa lepas dari ketidakstabilan kegiatan ekonomi dan neraca pembayaran. Ini merupakan masalah dalam ekonomi makro. Masalah Ekonomi Modern Dalam teori ekonomi modern disebutkan kalau masalah ekonomi modern sebagai masalah ekonomi mikro. Di dalamnya terdapat teori yang mempelajari perilaku konsumen secara rinci hingga faktor pendorong penentu harga pasar. Dalam ekonomi modern, terdapat tiga masalah pokok yang dibagi berdasarkan unsurnya yaitu What Unsur ini berkaitan dengan produk apa yang diproduksi, jumlahnya, dan bagaimana produsen bisa menentukan produk barang atau jasa yang akan diproduksi. How Setelah menentukan produk dan jumlahnya, masalah selanjutnya yaitu bagimana cara memproduksinya. Dengan sumber yang ada, produsen harus mampu menentukan teknik produksi yang paling efisen. Whom Unsur terakhir yang harus dipikirkan produsen adalah siapa yang membutuhkan produk tersebut dan yang akan menikmati hasilnya.
Malaysiamenggunakan bagian cukup besar dari hasil minyak dan pertaniannya untuk pendidikan dan pengembangan kemampuan nasionalnya. Di Malaysia tidak ada subsidi BBM (solar dan minyak tanah harganya Rp.1500,-/liter) bahkan untuk bensin harganya Rp.2500,-/liter karena dikenakan road user fee untuk pembuatan jalan.
0% found this document useful 0 votes63 views2 pagesOriginal TitleMasalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat PilihanCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes63 views2 pagesMasalah Ekonomi Dan Kebutuhan Untuk Membuat PilihanOriginal TitleMasalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat PilihanJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
A MASALAH POKOK EKONOMI DAN PEMECAHANNYA. Masalah Pokok Ekonomi Klasik. Permasalahan yang dihadapi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia saja, akan tetapi juga bagaimana melayani masyarakat yang memiliki selera, gaya hidup, dan kebutuhan yang berbeda yang terus berubah sepanjang waktu. Ada 5 (lima) masalah pokok
PENGANTAR EKONOMI 7 Pada tahun 1945-1955, Jan Tinbergen mendirikan Lembaga Pembangunan dan Perencanaan Nasional Belanda dan menjadi direktur pertamanya. Jan Tinbergen banyak memikirkan masalah keadilan dan distribusi pendapatan. Norma Tinbergen adalah salah satu pemikirannya yang menyatakan bila perbedaan antara penghasilan tertinggi dan terendah di suatu perusahaan melebihi rasio 15, hal ini akan menjadi kontraproduktif. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Empat aspek yang erat hubungannya dengan metodologi dalam analisis ekonomi. Aspek-aspek tersebut adalah o Masalah pokok ekonomi yang di hadapi setiap masyarakat, yaitu masalah kelangkaan atau kekurangan. Berdasarkan uraian mengenai masalah ekonomi pokok tersebut akan dirumuskan definisi ilmu ekonomi. o Jenis-jenis analisis ekonomi. o Ciri-ciri utama suatu teori ekonomi dan kegunaan teori ekonomi. o Bentuk-bentuk alat analisis yang digunakan pakar ekonomi dalam menerangkan teori ekonomi dan menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi dalam perekonomian. Masalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat Pilihan Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalan yang bersifat ekonomi kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi menggunakan barang dan jasa tersebut. Masalah kelangkaan Masalah kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara i kebutuhan masyarakat ii faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat. Faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barang yang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan. Kebutuhan Masyarakat Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimport dari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk o Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli. o Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli. Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif. PENGANTAR EKONOMI 8 Masalah Pokok dalam Perekonomian Adapun masalah pokok dalam ekonomi modern meliputi pertanyaan what, how, dan for whom. 1. Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak what Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barangjasa yang perlu diproduksi agar sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. 2. Bagaimana cara memproduksi barang tersebut how Masalah ini menyangkut cara berproduksi, yaitu penggunaan teknologi dan pemilihan sumber daya yang dipakai, serta memilih untuk menggunakan tenaga manusia atau tenaga mesin. 3. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi for whom Masalah ini menyangkut persoalan siapa yang memerlukan barangjasa, dan siapa saja yang akan ikut menikmati hasilnya. Untuk memecahkan ketiga masalah pokok ekonomi di atas dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya kebiasaan dan tradisi, insting, serta komando paksaanperintah. Sementara itu bagi masyarakat modern, pemecahan masalah mengandalkan mekanisme harga di pasar. Adapun mekanisme harga itu sendiri adalah proses yang berjalan atas dasar daya tarik-menarik antara konsumen dengan produsen yang bertemu di pasar. Gerak harga yang terjadi di pasar akan dapat memecahkan ketiga masalah pokok ekonomi di masyarakat, dengan jalan sebagai berikut. Masalah What Ada dan berapa banyak barang yang akan diproduksi sangat dipengaruhi oleh permintaan masyarakat. Jika permintaan masyarakat meningkat, maka harga akan cenderung naik dan produsen memperoleh keuntungan, sehingga akan memperbesar produksinya. Sebaliknya jika permintaan masyarakat menurun, maka harga akan cenderung turun, sehingga keuntungannnya sedikit dan produsen akan mengurangi produksinya. Masalah How Bagaimana sumber-sumber ekonomi faktor-faktor produksi yang tersedia harus dipergunakan untuk memproduksi barang-barang, tergantung pada gerak harga faktor produksi tersebut. Bila harga faktor produksi naik, maka produsen akan menghemat penggunaan factor produksi tersebut dan menggunakan faktor produksi yang lain. Jadi gerak harga faktor produksi menentukan kombinasi yang digunakan produsen dalam produksinya. Masalah for Whom Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi, sangat dipengaruhi oleh distribusi barang tersebut. Barang hasil produksi dijual kepada konsumen. Konsumen membayar harga barang tersebut dari penghasilannya atas penggunaan faktor-faktor produksi. Jadi gerak harga barang dan harga faktor produksi akan menentukan distribusi barang yang dihasilkan. PENGANTAR EKONOMI 9 Di pasar tradisional, mekanisme harga terbentuk karena penjual dan pembeli secara bersama menentukan harga. Jenis-jenis Barang
Contohkebutuhan masa yang akan datang, yaitu . a. makanan dan minuman. b. pakaian dan perumahan. c. biaya sekolah ke perguruan tinggi. d. obat bagi orang yang sakit. 31. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas merupakan pengertian. a. ekonomi.
Masalah Ekonomi dan Kebutuhan untuk Membuat Pilihan Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalan yang bersifat ekonomi kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi menggunakan barang dan jasa tersebut. Masalah kelangkaan Masalah kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara i kebutuhan masyarakat ii faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat. Faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barang yang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan. Kebutuhan Masyarakat Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimport dari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk a. Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli. b. Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli. Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif. Masalah Pokok dalam Perekonomian Adapun masalah pokok dalam ekonomi modern meliputi pertanyaan what, how, dan for whom. 1. Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak what Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barang/jasa yang perlu diproduksi agar sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. 2. Bagaimana cara memproduksi barang tersebut how Masalah ini menyangkut cara berproduksi, yaitu penggunaan teknologi dan pemilihan sumber daya yang dipakai, serta memilih untuk menggunakan tenaga manusia atau tenaga mesin. 3. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi for whom Masalah ini menyangkut persoalan siapa yang memerlukan barang/jasa, dan siapa saja yang akan ikut menikmati hasilnya. Untuk memecahkan ketiga masalah pokok ekonomi di atas dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya kebiasaan dan tradisi, insting, serta komando paksaan/perintah. Sementara itu bagi masyarakat modern, pemecahan masalah mengandalkan mekanisme harga di pasar. Adapun mekanisme harga itu sendiri adalah proses yang berjalan atas dasar daya tarik-menarik antara konsumen dengan produsen yang bertemu di pasar. Gerak harga yang terjadi di pasar akan dapat memecahkan ketiga masalah pokok ekonomi di masyarakat, dengan jalan sebagai berikut. Masalah What Ada dan berapa banyak barang yang akan diproduksi sangat dipengaruhi oleh permintaan masyarakat. Jika permintaan masyarakat meningkat, maka harga akan cenderung naik dan produsen memperoleh keuntungan, sehingga akan memperbesar produksinya. Sebaliknya jika permintaan masyarakat menurun, maka harga akan cenderung turun, sehingga keuntungannnya sedikit dan produsen akan mengurangi produksinya. Masalah How Bagaimana sumber-sumber ekonomi faktor-faktor produksi yang tersedia harus dipergunakan untuk memproduksi barang-barang, tergantung pada gerak harga faktor produksi tersebut. Bila harga faktor produksi naik, maka produsen akan menghemat penggunaan factor produksi tersebut dan menggunakan faktor produksi yang lain. Jadi gerak harga faktor produksi menentukan kombinasi yang digunakan produsen dalam produksinya. Masalah for Whom Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi, sangat dipengaruhi oleh distribusi barang tersebut. Barang hasil produksi dijual kepada konsumen. Konsumen membayar harga barang tersebut dari penghasilannya atas penggunaan faktor-faktor produksi. Jadi gerak harga barang dan harga faktor produksi akan menentukan distribusi barang yang dihasilkan. Di pasar tradisional, mekanisme harga terbentuk karena penjual dan pembeli secara bersama menentukan harga.
2 Masalah-Masalah perniagaan/perekonomian Masalah- masalah ini terjadi/timbul dikarenakan keterbatasan sumber daya yang ada dan tidak sebanding dengan kebutuhan pelaksana ekonomi yaitu RT. Pihak industry/produk, RT. Pihak keluarga serta RT. Pihak pemerintahan Masalah utama perilaku Ekonomi yaitu kebutuhan- kebutuhan manusia
Karena kelangkaan sumber daya, agen ekonomi harus membuat pilihan. Membuat pilihan tidak hanya berlaku untuk konsumen tetapi juga bisnis dan pemerintah. Kita harus membuat pilihan tentang uang dan waktu yang kita miliki. Barang apa yang harus kita pilih? Berapa banyak uang yang harus kita hemat? Bagaimana membagi waktu antara keluarga dan bekerja? Bisnis harus memutuskan bagaimana memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dengan sumber daya yang ada. Mereka harus memutuskan Jenis produk dan layanan apa yang harus diproduksi Cara memproduksinya secara efisien Bagaimana cara mendistribusikannya ke konsumen Mengapa kita harus membuat pilihan Pilihan muncul sebagai akibat dari kelangkaan ekonomi. Kelangkaan terjadi karena sumber daya ekonomi yang terbatas harus memenuhi kebutuhan dan keinginan kita yang tak terbatas. Membuat pilihan melibatkan pertukaran. Dengan kata lain, jika kita memilih sesuatu, kita mengorbankan yang lain. Jika Anda memiliki uang untuk membeli sepatu olahraga, Anda mungkin harus memutuskan antara Nike atau Adidas. Anda tidak dapat membeli keduanya karena uang sumber daya Anda tidak cukup. Dan Anda harus memilih satu. Situasi seperti ini juga berlaku untuk sumber daya ekonomi lainnya, seperti sumber daya alam, modal, tenaga kerja, dan bahkan waktu. Saya akan memberi Anda tiga contoh pilihan ekonomi. Kenyamanan atau pekerjaan. Anda harus memutuskan apakah akan menghabiskan lebih banyak waktu luang untuk bersenang-senang atau bekerja. Jika Anda memiliki lebih banyak waktu untuk bersenang-senang, Anda mengorbankan peluang untuk mendapatkan lebih banyak uang. Tapi kamu lebih bahagia. Dan, jika Anda bekerja lebih banyak, Anda memiliki lebih sedikit waktu luang. Anda tidak bahagia dan bahkan stres dengan menjadi pecandu kerja. Tetapi, lebih banyak pekerjaan berarti lebih banyak uang yang Anda dapatkan. Situasi seperti itu juga berlaku untuk waktu yang Anda habiskan bekerja atau belajar. Perguruan tinggi tidak membawa uang, bahkan Anda harus menanggung biayanya. Tetapi, dengan mengambilnya, keterampilan dan pengetahuan Anda meningkat. Menyewa atau membeli apartemen. Membeli apartemen adalah keinginan. Tapi itu bukan pilihan yang tepat jika Anda tidak punya cukup uang. Anda mungkin lebih suka menyewa apartemen. Dan, sebaliknya, jika Anda punya cukup uang, membeli apartemen mungkin merupakan pilihan yang lebih baik, tergantung keinginan Anda. Angkutan umum atau kendaraan pribadi. Mengemudi mobil Anda membuat Anda lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal pribadi daripada naik angkutan umum. Tetapi, Anda harus menanggung biaya yang lebih tinggi. Dan, jika Anda menggunakan transportasi umum, Anda menghemat lebih banyak biaya. Tapi, Anda tidak mendapatkan banyak kepuasan seperti saat Anda mengendarai mobil Anda. Membuat pilihan melibatkan biaya peluang Dari contoh di atas, Anda dapat melihat setiap keputusan Anda; itu membutuhkan sesuatu yang Anda korbankan. Dalam ekonomi, biaya pengorbanan mengacu pada biaya peluang, lebih tepatnya, alternatif terbaik berikutnya yang Anda korbankan ketika memilih sesuatu. Setiap pilihan melibatkan tingkat risiko. Anda harus, tentu saja, harus mempertimbangkan biaya dan manfaat keputusan, tidak hanya biaya dan manfaat saat ini tetapi juga masa depan. Mengapa ini penting? Pilihannya adalah sesuatu yang sering muncul dalam kehidupan kita sehari-hari. Anda perlu menganalisis masalah, menghitung biaya, dan manfaat sebelum membuat keputusan. Anda perlu menilai berbagai aspek untuk membuat keputusan yang tepat. Membuat keputusan yang tepat membuat hidup Anda lebih baik dan standar hidup yang lebih tinggi. Anda mungkin mengorbankan waktu untuk kuliah dan melepaskan kesempatan untuk mendapatkan uang dengan bekerja. Tetapi, dengan kuliah, Anda mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik. Setelah lulus, Anda bisa mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi untuk mengkompensasi biaya peluang uang yang hilang selama kuliah. Untuk menilai apakah kuliah empat tahun memiliki keputusan yang tepat, Anda perlu membandingkan manfaat dan biaya. Anda perlu menghitung biaya kuliah ditambah biaya peluang potensi uang yang Anda peroleh dengan bekerja. Dan bandingkan dengan setidaknya total gaji Anda selama empat tahun. Koleksi artikel untuk anda Masalah Ekonomi Definisi dan 3 Pertanyaan Dasar Kelangkaan dalam ilmu ekonomi Sumber Daya Ekonomi Definisi, Jenis Kebutuhan Definisi, Contoh, Jenis Keinginan Definisi dan Contoh Pilihan Dalam Ilmu Ekonomi Penjelasan Singkat Biaya Peluang Definisi, Pentingnya, Contoh Efisiensi Ekonomi Definisi, Mengapa Penting, Prasyarat Bagaimana Sumber Daya Ekonomi Dialokasikan? Mengapa Sumber Daya Ekonomi Langka? Mengapa Uang Bukan Sumber Daya Ekonomi? Apakah Kelangkaan Hanya Berlaku Bagi Orang Miskin? Apa Penyebab Kelangkaan? Apa Konsekuensi Kelangkaan Dalam Ilmu Ekonomi? Tiga Pertanyaan Dasar Ekonomi dan Alokasi Sumber Daya
. kvb11fheoa.pages.dev/53kvb11fheoa.pages.dev/11kvb11fheoa.pages.dev/332kvb11fheoa.pages.dev/485kvb11fheoa.pages.dev/141kvb11fheoa.pages.dev/120kvb11fheoa.pages.dev/155kvb11fheoa.pages.dev/347
masalah ekonomi dan kebutuhan untuk membuat pilihan